• 19

    Aug

    Suci Lahir dan Batin, sejatinya adalah

    Pelajaran berharga lagi dari Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah. Beliaurahimahullah berkata, Sesungguhnya Allah memerintahkan untuk menyucikan hati dan juga menyucikan badan. Kedua penyucian ini sama-sama diperintahkan dan diwajibkan oleh Allah. AllahTaala berfirman, ??? ??????? ??????? ?????????? ?????????? ???? ?????? ???????? ??????? ??????????????? ??????????? ?????????? ?????????? Allah tidak hendak menyulitkan kamu, tetapi Dia hendak membersihkan kamu dan menyempurnakan nikmat-Nya bagimu, supaya kamu bersyukur. (QS. Al Maidah: 16) ????? ??????? ?????????? ???? ????????????? ????????? ??????? ???????????????? Di dalamnya mesjid itu ada orang-orang yang ingin membersihkan diri. dan Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bersih. (QS. At Taubah: 108) ???? ??????? ??????? ????????????
  • 18

    Jul

    Ketika Kesedihan Menimpa... Ingatlah Allah

    Kehidupan di dunia merupakan permainan dan senda gurau. Ada kalanya menang ada kalanya kalah. Susah dan senang silih berganti. Senangnya merupakan kesenangan yang menipu, sedihnya merupakan kesengsaraan sementara. Itulah dinamika kehidupan di alam fana. Sungguh berbeda dengan kehidupan sejati dan abadi di akhirat kelak nanti. Barangsiapa senang, maka ia akan selamanya senang (Ya Allah, masukkanlah kami ke dalam golongan ini). Barangsiapa menderita, maka ia akan menderita selamanya (wa naudzu billahi min dzalika). Orang beriman yang benar-benar memahami hakikat kehidupan di dunia tidak akan pernah membiarkan dirinya tenggelam dalam kesenangan sehingga membuat lupa diri. Demikian pula saat mengalami kesedihan, maka ia tidak membiarkan dirinya tenggelam dalam keputus-asaan. Di an
  • 16

    Mar

    Membahasakan Lidah yang Baik (2)

    Sambungan dari Membahasakan Lidah Hear, talk and hands 3. Al Khaudhu fil bathil (Melibatkan diri dalam pembicaraan yg batil) Pembicaraan yang batil adalah pembicaraan masiyat, seperti menceritakan tentang perempuan, perkumpulan selebritis, dsb, yang tidak terbilang jumlahnya. Pembicaraan seperti ini adalah perbuatan haram, yang akan membuat pelakunya binasa. Rasulullah SAW bersabda : Sesungguhnya ada seseorang yang berbicara dengan ucapan yang Allah murkai, ia tidak menduga akibatnya, lalu Allah catat itu dalam murka Allah hingga hari kiamat. HR Ibn Majah. Orang yang paling banyak dosanya di hari kiamat adalah orang yang paling banyak terlibat dalam pembicaraan batil. HR Ibnu Abiddunya. Allah SWT menceritakan penghuni neraka. Ketika ditanya penyebabnya, mereka menjawab: dan adal
  • 31

    Jan

    Membahasakan Lidah yang Baik (1)

    Bahasa Lisan Kemampuan berbicara adalah salah satu kelebihan yang Allah berikan kepada manusia, untuk berkomunikasi dan menyampaikan keinginan-keinginannya dengan sesama manusia. Ungkapan yang keluar dari mulut manusia bisa berupa ucapan baik, buruk, keji, dsb. Agar kemampuan berbicara yang menjadi salah satu ciri manusia ini menjadi bermakna dan bernilai ibadah, Allah SWT menyerukan umat manusia untuk berkata baik dan menghindari perkataan buruk. Allah SWT berfirman : Dan katakan kepada hamba-hamba-Ku. Hendaklah mereka mengucapkan perkataan yang lebih baik (benar) sesungguhnya syaitan itu menimbulkan perselisihan di antara mereka. Sesungguhnya syaitan itu adalah musuh yang nyata bagi manusia. QS. 17: 53 Serulah kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik dan bantah
  • 10

    Dec

    Alasan Kita Lahir di Dunia

    Hidup Bukan Sebuah Kesia-siaan Allah taala berfirman (yang artinya), Apakah kalian mengira bahwasanya Kami menciptakan kalian dengan sia-sia dan kalian tidak akan dikembalikan kepada Kami? Maha tinggi Allah Raja Yang Maha benar. Tiada sesembahan -yang benar- kecuali Dia, Rabb Yang memiliki Arsy yang mulia. (QS. al-Muminun: 115-116). Allah taala berfirman (yang artinya), Tidaklah Kami menciptakan langit dan bumi serta segala sesuatu yang ada di antara keduanya ini untuk kesia-siaan. Itu adalah persangkaan orang-orang kafir saja, maka celakalah orang-orang kafir itu karena mereka akan masuk ke dalam neraka. (QS. Shaad: 27) Untuk Apa Kita Hidup? Allah taala berfirman (yang artinya), Tidaklah Aku ciptakan jin dan manusia kecuali agar mereka beribadah kepada-Ku. (QS. adz-Dzariyat: 56). A
  • 26

    Nov

    Mengelola Do'a Untuk Kuatkan Harapan Hidup

    image from ist. Dalam realitas pengalaman hidup di zaman modern, seseorang akan menghadapi dua kecenderungan spiritual yang kontradiktif dan cenderung menjadi gejala anomali sosial. Di satu sisi, zaman modern yang ditandai dengan kemajuan sains dan teknologi ini sebagaimana disinyalir oleh John Naisbit dalam High Tech Haigh Touch: Technology and Our Search for Meaning (1999) justru membuat orang mendewakan teknologi, rasionalitas dan potensi material sehingga sering mengabaikan kekuatan agama dan dinamika spiritual. Namun, di balik gejala zaman modern yang melupakan Allah itu (QS. Al-Hasyr:19), justru terdapat satu fenomena yang mungkin luput dari pengamatan Naisbitt bahwa pada saat yang sama, sebagai keniscayaan sunnatullah, telah tumbuh subur kesadaran spiritualitas di kalangan ma
  • 29

    Oct

    Keutamaan Bersedekah, Sifat Pemaaf dan Merendahkan Diri

    Bismillahirrahmaanirrahiim.. ???? ????? ?????????? ??? ???? ???? ?? ??????? ??????? ???? ???? ???? ????? ????? : ??? ???????? ???????? ???? ?????? ????? ???? ????? ??????? ??????? ?????? ??????? ????? ????????? ????? ???? ?????? ???????? ?????. ???? ???? ????? Dari Abu Hurairah radhiallahu ‘anhu, bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, ‘Tidaklah sedekah itu mengurangi harta, dan tidaklah Allah menambah bagi seorang hamba dengan pemberian maafnya (kepada saudaranya,) kecuali kemuliaan (di dunia dan akhirat), serta tidaklah seseorang merendahkan diri karena Allah kecuali Dia akan meninggikan (derajat)nya (di dunia dan akhirat).’ (HR. Muslim, no. 2588 dan imam-imam lainnya). Hadits yang mulia ini menunjukkan besarnya keutamaan da
-

Author

Follow Me